Delapan Cryptocurrency Yang Memiliki Kapitalisasi Pasar Paling Besar di Dunia

Dash

Delapan Cryptocurrency Yang Memiliki Kapitalisasi Pasar Paling Besar di Dunia

Perkembangan teknologi telah menggiring masyarakat kearah mata uang digital, salah satunya adalah Bitcoin yang sangat familier ditelinga kita. Bitcoin merupakan salah satu jenis cryptocurrency yang paling terkenal di dunia. Cryptocurrency sendiri merupakan mata uang digital yang menggunakan teknik enkripsi untuk meregulasi setiap unit mata uang baru dan memverifikasi setiap pengiriman dana yang terjadi. Hebatnya, Mata uang digital bitcoin bekerja secara independen tanpa campur tangan bank sentral.

Meskipun Bitcoin merupakan cryptocurrency yang paling banyak diperbincangkan, sebenarnya ada banyak sekali jenis cryptocurrency yang ada baik itu dengan kapasitas transaksi kecil atapun besar. Dalam kesempatan ini, eagle akan memaparkan delapan di antaranya, yang sekaligus merupakan cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan analisa Coin Market Cap.

Bitcoin

Bitcoin

Bitcoin (BTC) adalah cryptocurrency pertama dan paling terbaik. BTC pertama kali oleh diciptakan oleh Satoshi Nakamoto dan diluncurkan ke publik secara open source pada tahun 2009. Total sirkulasi jumlah Bitcoin yang beredar saat ini sudah mencapai angka 14 juta BTC. Hadiah bagi para bit miner atau para penambang bitcoin akan berhenti apabila sirkulasi Bitcoin sudah mencapai 21 juta yang diperkirakan akan tercapai pada tahun 2140.

Kapitalisasi pasar: USD3,3 miliar (Rp42 triliun)

Ripple

Ripple

Ripple disebut juga dengan XRP adalah mata uang digital yang awalnya dikembangkan secara tertutup oleh Ripple Network untuk membuat sistem pembayaran yang aman, mudah, dan cepat. Akan tetapi pada tahun 2013, Ripple Network memutuskan untuk membuat proyek ini menjadi open source di bawah lisensi ISC. Ripple menggunakan algoritma Consensus yang memungkinkan proses pembayaran, pertukaran, dan pengiriman uang secara terdistribusi.  Untuk mendapatkan mata uang XRP maka anda harus menukarkan dengan bitcoin.

Kapitalisasi pasar: USD253 juta (Rp3 triliun)

Litecoin

Litecoin

Litecoin atau didunia trading dikenal dengan LTC dirilis secara resmi ke publik pada tahun 2011. Cryptocurrency ini dibuat oleh mantan pegawai Google, Charles Lee, dengan tujuan untuk membuat Bitcoin yang lebih baik. Kelebihan yang ditawarkan LTC adalah durasi untuk menghasilkan blok yang hanya memakan waktu 2,5 menit, lebih cepat 7,5 menit dibanding BTC. LTC telah menggunakan algoritma Scrypt yang dikenal lebih sederhana dan cepat dibandingkan algoritma SHA-256 yang digunakan BTC.

Kapitalisasi pasar: USD54 juta (Rp704 miliar)

DASH atau Darkcoin

Dash

DASH merupakan kepanjangan dari Digital Cash yang awalnya bernama Darkcoin dan harus berganti nama demi keperluan pemasaran. Berbeda dengan BTC dan lTC, DASH menggunakan algoritma X11 yang menggunakan 11 putaran fungsi hash yang berbeda-beda. Algoritma ini disebut-sebut lebih cepat dan menggunakan kinerja komputer yang lebih efisien.

Kapitalisasi pasar: USD15 juta (Rp195 miliar)

Stellar

Stellar

Stellar merupakan cryptocurrency yang didirikan pertama kali tahun 2014 oleh Jeb Mccaleb dan Joyce Kim. Perbedaan mencolok antara Stellar dengan cryptocurrency lain adalah 95 persen dari mata uang digital ini diberikan secara cuma-cuma. Koin baru mata uang digital ini tidak diperoleh melalui mining karena Stellar menggunakan algoritma Consensus yang secara otomatis menghasilkan koin baru dan melakukan verifikasi pada setiap transaksi. NXT tidak men support adanya minning.

Kapitalisasi pasar: USD13 juta (Rp169 miliar)

NXT

nxt

NXT merupakan cryptocurrency yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2013 oleh developer software anonim bernama BCNext. Mata uang digital NXT menggunakan sistem proof-of-stakes (PoS) untuk menangani transaksi dan jumlah koin NXT. Serupa dengan Stellar, NXT juga tidak memungkinkan adanya mining.

Kapitalisasi pasar: USD9 juta (Rp117 miliar)

Dogecoin

Dogecoin

Ya! Anda mungkin juga merasa bahwa nama mata uang digital ini mengingatkan Anda dengan anjing. Mata uang digital Dogecoin terinspirasi oleh Shiba Inu, salah jenis ras anjing dari Jepang yang terkenal melalui sebuah meme di internet. Dogecoin awalnya dibuat sebagai sebuah mata uang lelucon, tapi berhasil menarik perhatian pengguna internet hingga akhirnya dikembangkan lebih serius dan resmi diluncurkan ke publik pada tahun 2013. Dogecoin juga menggunakan algoritma Scrypt layaknya Litecoin, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan mining.

Kapitalisasi pasar: USD8,7 juta (Rp113 miliar)

BitShares

BitShares

Bitshares diluncurkan pertama kali pada tahun 2013, asal mula BitShares dimulai dari sebuah tesis berjudul “A Peer-to-Peer Polymorphic Digital Asset Exchange” oleh Daniel Larimer, Charles Hoskinson, and Stan Larimer. Dengan tesis ini akhirnya bisa mendapatkan pendanaan dari sebuah VC asal China, Daniel Larimer dan memutuskan untuk membuat mata uang digital baru bernama BitShares. Mata uang digital ini menggunakan algoritma Consensus yang memungkinkan semua pengguna memberi persetujuan secara otomatis, sehingga tidak memungkinkan adanya mining koin.

Kapitalisasi pasar: USD8,4 juta (Rp109 miliar)

Selain delapan jenis mata uang digital di atas, masih ada sekitar 600 lebih jenis mata uang digital lainnya lagi yang beredar di pasaran dan tentunya bisa mendominasi pasar kapan saja. Demikian info kali ini, semoga bermanfaat. Salam EagleCoiner!

Sumber : https://edukasibitcoin.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *